cara menggerakkan benda dengan mata

Ataukemampuan menggerakkan benda kecil seperti jarum dan kertas hanya dengan menatapnya secara terus-menerus. Dalam berlatih telekinesis ini diperlukan tingkat konsentrasi tinggi sehingga kita dapat mengalirkan sugesti dalam diri untuk mempengaruhi benda disekitar kita melalui sorot mata. Kemampuanuntuk menjulingkan mata akan memudahkan Anda menguasai keterampilan untuk mengerakkan satu mata. Metode 2 Menjulingkan Satu Mata 1 Gerakkan bola mata ke kiri atau ke kanan. Terlepas dari arah yang dipilih, Anda harus menahan posisi ini selama beberapa detik. 2 Julingkan mata yang menghadap ke luar wajah. Inimembuat kita dapat menggerakkan benda tersebut dengan cara menghubungkan energi mental kita dengan energi benda tersebut. Dengan latihan konsentrasi yang cukup rumit, seseorang disebut mampu membangkitkan kekuatan itu, mulai dari menggerakkan hal-hal yang kecil seperti atom (Mikro PK) hingga hal-hal yang lebih besar seperti sendok (Makro PK). 11 Mengayunkan tuas ke atas dan ke bawah untuk mengasah mata potong bor, dan memajukan meja perlahan-lahan setiap kali ayunan ke atas dan ke bawah. Gambar. Cara mengasah bor dengan kepala cekam. 12) Menghentikan mesin dan memeriksa mata potong bor. Jiak telah tajam, lanjutkan untuk pengasahan mata kedua. Kondisimata saat ditutup oleh telapak tangan bisa digunakan untuk berkedip. Lanjutkan dengan telapak tangan kiri yang menutup mata sebelah kanan. Berkedip 4 detik sekali adalah cara yang mudah namun ampuh untuk merilekskan mata. Lakukan hal ini selama 2 menit dalam sekali latihan. Olahraga Site De Rencontre Pour Gay Séropositif. Selanjutnya, dokter akan meminta Anda berputar selama 30 detik, kemudian berhenti dan melihat suatu objek. Mata yang mengalami nistagmus akan bergerak perlahan ke satu arah, lalu bergerak secara cepat ke arah berlawanan. Beberapa tes lainnya yang perlu dilakukan agar hasil pemeriksaan lebih akurat adalah tes visus atau ketajaman penglihatan, pemeriksaan telinga, tes sistem saraf, dan pengambilan gambar pada bagian otak dengan CT scan atau MRI scan. Bisakah nistagmus diatasi? Nistagmus nystagmus dapat ditangani, tetapi pengobatan kondisi ini biasanya disesuaikan dengan penyebab di baliknya. Berikut adalah beberapa pilihan metode yang dianjurkan dokter untuk menangani nistagmus. 1. Alat bantu melihat Jika nistagmus menyebabkan gangguan penglihatan, dokter akan meresepkan kacamata atau lensa kontak softlens yang disesuaikan dengan kondisi Anda. Cara ini akan membantu meringankan gangguan penglihatan yang memengaruhi kehidupan Anda sehari-hari. 2. Obat-obatan Selain dengan resep kacamata atau lensa kontak, dokter juga akan memberikan resep obat tertentu. Obat yang digunakan bergantung pada penyebab nistagmus itu sendiri. Sebagai contoh, apabila Anda mengalami kelainan bola mata akibat adanya infeksi pada telinga bagian dalam, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai. 3. Operasi mata Prosedur operasi dapat menjadi pilihan jika nistagmus yang diderita sudah tergolong berat. Operasi biasanya dilakukan untuk memperbaiki otot yang mengontrol gerakan mata. Pada kasus kelainan bola mata yang berhubungan dengan gangguan otak atau sistem saraf pusat, dokter mungkin akan melakukan operasi otak 4. Suntik botulinum toxin Botox Suntik Botox tak hanya diberikan untuk tujuan estetika atau mempercantik diri, tetapi juga untuk mengatasi nystagmus. Botox akan disuntikkan ke otot mata untuk mengurangi pergerakan bola mata. Namun, efek dari suntik Botox hanya bersifat sementara. Seiring dengan berjalannya waktu, pergerakan bola mata akan membaik setelah melewati rangkaian pengobatan. Namun, penting untuk diketahui bahwa kondisi ini biasanya tidak pernah menghilang atau sembuh sepenuhnya. Gejala-gejala bisa kembali lagi sewaktu-waktu sehingga penting bagi setiap penderita untuk melakukan kontrol ke dokter mata secara rutin. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui solusi terbaik untuk Anda. Mata adalah bagian yang sangat penting, karena merupakan salah satu dari panca indera manusia. Mata dapat berfungsi dengan baik apabila ada cahaya. Dengan adanya cahaya ini maka mata akan dapat melihat dengan baik. Bila di dalam kegelapan maka mata tidak mampu melihat benda dikarenakan tidak ada cahaya yang masuk. Struktur Mata Struktur mata manusia berfungsi utama untuk memfokuskan cahaya ke retina. Semua komponen–komponen yang dilewati cahaya sebelum sampai ke retina mayoritas berwarna gelap untuk meminimalisir pembentukan bayangan gelap dari cahaya. Kornea dan lensa berguna untuk mengumpulkan cahaya yang akan difokuskan ke retina, cahaya ini akan menyebabkan perubahan kimiawi pada sel fotosensitif di retina. Hal ini akan merangsang impuls–impuls syaraf ini dan menjalarkannya ke otak. Cahaya masuk ke mata dari media ekstenal seperti, udara, air, melewati kornea dan masuk ke dalam aqueous humor. Refraksi cahaya kebanyakan terjadi di kornea dimana terdapat pembentukan bayangan yang tepat. Aqueous humor tersebut merupakan massa yang jernih yang menghubungkan kornea dengan lensa mata, membantu untuk mempertahankan bentuk konveks dari kornea penting untuk konvergensi cahaya di lensa dan menyediakan nutrisi untuk endothelium kornea. Iris yang berada antara lensa dan aqueous humor, merupakan cincin berwarna dari serabut otot. Cahaya pertama kali harus melewati pusat dari iris yaitu pupil. Ukuran pupil itu secara aktif dikendalikan oleh otot radial dan sirkular untuk mempertahankan level yang tetap secara relatif dari cahaya yang masuk ke mata. Terlalu banyaknya cahaya yang masuk dapat merusak retina. Namun bila terlalu sedikit dapat menyebabkan kesulitan dalam melihat. Lensa yang berada di belakang iris berbentuk lempeng konveks yang memfokuskan cahaya melewati humour kedua untuk menuju ke retina. Untuk dapat melihat dengan jelas objek yang jauh, susunan otot siliare yang teratur secara sirkular akan akan mendorong lensa dan membuatnya lebih pipih. Tanpa otot tersebut, lensa akan tetap menjadi lebih tebal, dan berbentuk lebih konveks. Manusia secara perlahan akan kehilangan fleksibilitas karena usia, yang dapat mengakibatkan kesulitan untuk memfokuskan objek yang dekat yang disebut juga presbiopi. Ada beberapa gangguan refraksi lainnya yang mempengaruhi bantuk kornea dan lensa atau bola mata, yaitu miopi, hipermetropi dan astigmatisma. Selain lensa, terdapat humor kedua yaitu vitreous humor yang semua bagiannya dikelilingi oleh lensa, badan siliar, ligamentum suspensorium dan retina. Dia membiarkan cahaya lewat tanpa refraksi dan membantu mempertahankan bentuk mata. Baca Juga Oogenesis Bagian-Bagian Mata Mata sendiri terdiri dari dua organ, yaitu organ dalam dan luar. Superior Rectus Muscle, adalah otot mata bagian atas yang berfungsi menggerakkan mata kita ke atas Sclera, adalah bagian pelindung mata yang berwarna putih di bagian luar bola mata Iris, adalah pigmen yang kita bisa melihat warna coklat atau hitam atau berwarna biru jika orang eropa Lens, adalah kristalin lens yang jernih sekali dan ini sebagai media refraksi untuk bisa kita melihat Kornea, adalah bagian paling depan dari fungsi melihat kita. Kornea tidak ada pembuluh darah dan mempunyai kekuatan yang besar untuk membiaskan sinar yang masuk ke mata Anterior Chamber, adalah bilik mata depan Posterior Chamber, adalah bilik mata belakang Conjunctiva, lapisan tipis bening yang menghubungkan sklera dengan kornea Inferior Rectus Muscle, adalah otot mata bagian bawah vitreous chamber, adalah aquos humor yang beruap seperti jel/gel yang mengisi bola mata kita Retina, adalah lapisan yang akan menerima sinar yang di terima oleh mata kita Fovea centralis, daerah di retina yang paling tinggi resolusinya untuk mendapatkan sinar yang masuk ke mata Optic Nerve, adalah saraf mata yang menhantarkan sinar ke otak untuk di terjemahkan sebagai penglihatan yang kita lihat saat ini. Bagian Luar Mata Organ mata luar memiliki bagian-bagian yang berfungsi melindungi mata dari berbagai macam gangguan. Berikut ini penjelasannya. Baca Juga Gambar Gigi Alis mata Berada tepat di atas kelopak mata yang sebenarnya memiliki fungsi untuk menahan mata dari air jatuh dari atas seperti keringat dan saat hujan. Kelopak Mata Kelopak mata terdiri dari tutup atas dan kelopak mata bawah. Bagian ini berfungsi untuk membuka dan menutup mata kita. Kelopak mata berfungsi untuk menjaga mata bagian depan bola mata dari benda asing dari luar. Benda-benda ini seperti debu, asap, dan goresan. Kelopak mata juga berfungsi untuk menyapu permukaan bola mata dengan cairan. Selain itu, untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk kemata. Kelopak mata akan menutup bila Cahaya terlalu terang Ada benda atau kotoran yang masuk ke mata Fungsi kelopak mata ketika berkedip Membasahi mata Menggiring kotoran keluar dari mata Mengistirahatkan retina dari cahaya yang masuk terus menerus Kelenjar air mata Kelenjar air mata lakrima fungsi Menghasilkan air mata untuk melembabkan mata beguna menjaga mata lembab, membersihkan mata dari debu dan membunuh kuman yang masuk ke mata. Bulu mata Bulu ini terletak dekat sekali dengan mata yang berfungsi menyaring sinar/ cahaya yang akan di terima sebelum masuk ke bola mata dan mencegah debu serta kotoran agar tidak masuk ke mata. Bagian Dalam Mata Beriktut ini bagian-bagian organ mata dalam yang memiliki fungsi masing-masing. Bagian-bagian pada organ mata bekerjasama mengantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk dapat dicerna oleh sistem saraf manusia. Bagian-bagian tersebut adalah Kornea Bagian ini adalah bagian terluar mata, kornea sendiri memiliki karakteristik kuat dan tembus terhadap cahaya. Fungsi dari kornea sendiri adalah menerima serta meneruskan cahaya yang masuk ke mata dan memberikan perlindungan terhadap bagian sensitif mata yang ada di bawahnya. cahaya yang diterima kornea akan diteruskan ke bagian dalam mata yang kemudian berakhir di retina. Baca Juga Sel Saraf Susunan 5 lapisan à epitel, membrane Bowman, stroma, membrana Descemet, & endotelium. Epitel Kerusakan pada epitel bisa sembuh dengan waktu yang relatif Peka terhadap sentuhan Berfungsi sebagai proteksi. Membrana Bowman Terletak di bawah epitel Bila terjadi kerusakan akan sembuh dengan terbentuknya jaringan parut sikatrik Stroma Bagian kornea yang paling tebal. Meliputi 90 % tebal kornea. Merupakan jaringan fibrosa yang berwarna bening. Membrana descemet Terletak di bawah stroma Merupakan lapisan tipis, kuat, tetapi sangat lentur Endotelium Selapis sel fungsi mengatur jml cairan dalam kornea Sklera Sklera adalah bagian putih mata yang mengelilingi kornea. Hal ini terdiri dari jaringan berserat, dan memberikan perlindungan kepada bagian dalam mata. Ini adalah jaringan yang biasa disebut putih mata. Konjungtiva Adalah membrana mukosa selaput lendir yang melapisi kelopak & melipat ke bola mata untuk melapisi bagian depan bola mata sampai limbus. Konjungtiva ada 2, yaitu konjungtiva palpebra melapisi kelopak & konjungtiva bulbi menutupi bagian depan bola mata. Fungsi konjungtiva proteksi pd sklera & memberi pelumasan pada bola mata. Pupil dan iris Pupil adalah lubang kecil di tengah iris yang berfungsi mengatur banyaknya cahaya yang masuk kedalam bola mata. Bila cahaya terlalu terang, pupil akan mengecil, dan sebaliknya bila cahaya kurang gelap pupil akan membesar. Besar-kecilnya pupil dibentuk oleh iris. Otot akomodasi berfungsi menarik dan mendorong lensa mata sehingga lensa mata dapat menebal dan menipis. Iris merupakan bagian mata yang mengatur besar- kecilnya pupil ,Iris juga memberi warna pada mata seperti hitam dan coklat untuk orang asia, biru dan hijau untuk orang eropa. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya. Iris berfungsi sebagai diafragma. Iris inilah terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata, terletak di belakang kornea, tepat di depan lensa. Iris membagi ruangan yg berisi humor akuos antara kornea & lensa menjadi 2, yaitu kamera anterior & kamera posterior. Iris terdiri dari jaringan halus yg mengandung sel-sel pigmen, otot polos, pembuluh darah & saraf. Otot pd iris adalah otot polos yg tersusun sirkuler & radier. Otot sirkuler bila kontraksi akan mengecilkan pupil, dirangsang oleh cahaya shg melindungi retina thd cahaya yg sangat kuat. Otot radier dari tepi pupil, bila kontraksi menyebabkan dilatasi pupil. Bila cahaya lemah, otot radier akan kontraksi, shg pupil dilatasi utk memasukkan cahaya lebih banyak. Baca Juga Protista Badan Siliar Menghubungkan koroid dg iris. Tersusun dlm lipatan-lipatan yg berjalan radier ke dalam, meyusun prosesus siliaris yg mengelilingi tepi lensa. Prosesus ini banyak mengandung pembuluh darah & saraf. Koroid adalah membran berwarna coklat, yg melapisi permukaan dalam sklera. Mengandung banyak pembuluh darah & sel-sel pigmen yg memberi warna gelap. Fungsi memberi nutrisi ke retina & badan kaca, & mencegah refleksi internal cahaya. Badan Kaca dan Akuous Humour Tekanan mata dipengaruhi tekanan badan kaca pd posterior mata & humor akuos yg mengisi kamera anterior bilik depan. Humor akuos bertanggung jawab mengatur tekanan intraokuler. Perubahan kecepatan masuknya humor akuos ke dalam mata dr prosesus siliaris atau kecepatan keluarnya humor akuos dr sudut filtrasi  mempengaruhi tekanan intraokuler. Badan Kaca Mrp jaringan albuminosa setengah cair yg bening, yg mengisi ruang antara lensa & retina. Mengisi 4/5 bagian belakang bola mata & mempertahankan bentuk bola mata & mempertahankan retina utk mengadakan aposisi dg koroid Badan kaca tdk mengandung pembuluh darah à mendapat nutrisi dr jaringan sekitarnya. Kekeruhan badan kaca dpt disebabkan oleh krn sisa-sisa pembuluh darah yg ada dalam bola mata selama perkembangan janin. Akuous Humour Adalah cairan yg diproduksi scr terus – menerus oleh kapiler venosa dlm prosesus siliar. Humor akuos berjalan dr kamera posterior melewati pupil ke kamera anterior, meninggalkan mata mll trabekula menujukanalis Schlemm suatu sinus yg berjalan melingkar, di perbatasan kornea & sklera à melewati sekeliling mata, kmd melewati vasa-vasa kecil menuju vena di permukaan mata. Lensa mata Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya pada retina. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya, sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina. Untuk melihat objek yang jauh cahaya datang dari jauh, lensa mata akan menipis. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat cahaya datang dari dekat, lensa mata akan menebal. Letak lensa mata di depan badan kaca & di belakang iris. Mrp bangunan lunak, bening, & bikonveks cembung, yg dilapisi oleh kapsul tipis yg homogen. Titik pusat permukan anterior & posterior disebut polus anterior & polus posterior, garis yg melewati kedua polus disebut sumbu aksis. Lensa dibungkus suatu kapsul, yg mrp membran bening yg menutup lensa dg erat & tebal pd permukaan anterior. Fungsi kapsul mengubah bentuk lensa & melindungi dr badan kaca & humor akuos, & berperan pd proses akomodasi. Lensa dipertahankan pd posisinya krn dr depan ditekan oleh humor akuos & dr belakang di tekan oleh humor vitreus badan kaca & zonula ligamentum suspensorium yg mrp membran tipis yg menutupi permukaan badan siliar, prosesus siliaris, & lensa. Sifat fisik lensa à sesuai usia. Pd fetuslensa hampir sferis & agak lunak. Pd dws, permukaan anterior kurang cembung dibandingkan permukaan posterior & lebih keras. Pd umur 40-45 tahun, lensa bertambah besar & pipih, warna kekuningan, & lebih keras. Pembiasan Cahaya Lensa berperan penting pd pembiasan cahaya refraksi. lensa membelokkan cahaya agar cahaya dpt difokuskan di retina.dr retina cahaya diubah mjd impuls yg dihantarkan mll ke pusat penglihatan di lobus occipitalis otak. Saat cahaya datang di bangunan bening mata media refrakta, mk cahaya akan dibelokkan. Media refrakta kornea,lensa, & badan kaca. Utk melihat objek dekat dg jelas à kecembungan lensa berubah spy jarak fokus berubah. Proses ini disebut akomodasi. Bila kontraksi à ligamentum suspensorium relaksasi à menambah kelengkungan lensa à konvergensi mata & konstriksi pupil à cahaya melewati bagian sentral lensa. Mata normal dpt melihat objek dekat pd jarak 25 cm. Baca Juga Bentuk Tulang Retinaatau Selaput Jala Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya bagian retina yang disebut bintik kuning. Setelah retina, cahaya diteruskan ke saraf optik. Lapisan paling dalam pd mata  lapisan penerima cahaya. Membran lunak, rapuh, tipis. Tebal dari 0,4 mm dekat masuknya saraf optikus smpai 0,1 mm pd orra serata. Warna merah ungu krn adanya rodopsin. Mpy bintik kuning makula lutea. Elemen peka cahaya mengandung sel-sel batang & kerucut. Sel batang utk intensitas cahaya rendah  cara mengubah rangsang cahaya mjd impuls listrik yg berjalan sepanjang serabut saraf sensoris menuju pusat penglihatan di otak. Saraf Optik Fungsi saraf ini untuk rangsangan cahaya yang datang dari retina ke otak. Pekerjaan sendiri adalah melanjutkan bahwa rangsangan cahaya ke otak. Saraf optik membawa semua informasi untuk diproses di otak. Pada akhirnya kita dapat melihat sebuah benda atau objek. Cara Kerja Mata Cara kerja mata yaitu Mata bekerja saat menerima cahaya. Tanpa cahaya, mata tidak dapat manjalankan fungsinya. Cahaya memasuki mata melalui pupil, kemudian lensa mata mengarahkan cahaya itu sehingga bayangan benda jatuh pada retina. Kemudian, ujung-ujung saraf penerima yang ada di retina menyampaikan bayangan benda itu ke otak. Setelah diproses di otak, kita dapat melihat suatu benda. Baca Juga Otot Polos Bola mata Bola mata terbagi menjadi 2 bagian, masing-masing terisi oleh cairan Segmen anterior mulai dari kornea sampai lensa, berisi humor aqueus yang merupakan sumber energi bagi struktur mata di dalamnya. Segmen anterior sendiri terbagi menjadi 2 bagian bilik anterior mulai dari kornea sampai iris, dan bilik posterior mulai dari iris sampai lensa. Dalam keadaan normal, humor aqueus dihasilkan di bilik posterior, lalu melewati pupil masuk ke bilik anterior kemudian keluar dari bola mata melalui saluran yang terletak ujung iris. Segmen posterior mulai dari tepi lensa bagian belakang sampai ke retina, berisi humor vitreus yang membantu menjaga bentuk bola mata. Otot Mata, Saraf Mata, dan Pembuluh Darah Mata mempunyai otot, saraf serta pembuluh darah. Beberapa otot bekerja sama menggerakkan mata. Setiap otot dirangsang oleh saraf kranial tertentu. Tulang orbita yang melindungi mata juga mengandung berbagai saraf lainnya, yaitu Saraf optikus membawa gelombang saraf yang dihasilkan di dalam retina ke otak Saraf lakrimalis merangsang pembentukan air mata oleh kelenjar air mata Saraf lainnya menghantarkan sensasi ke bagian mata yang lain dan merangsang otot pada tulang orbita. Arteri oftalmika dan arteri retinalis menyalurkan darah ke mata kiri dan mata kanan, sedangkan darah dari mata dibawa oleh vena oftalmika dan vena retinalis. Pembuluh darah ini masuk dan keluar melalui mata bagian belakang. Baca Juga Fungsi Faring Unduh PDF Unduh PDF Penglihatan adalah salah satu indra terpenting kita. Maka dari itu, kita harus melakukan apa pun yang kita bisa untuk memastikan bahwa mata kita selalu sehat. Untungnya, banyak menu makanan, gaya hidup, dan cara-cara secara medis yang bisa kita pilih dan tingkatkan untuk mempertahankan ketajaman penglihatan kita. 1 Tambahkan asupan lutein. Lutein adalah nutrisi yang terkadang disebut sebagai vitamin mata. Mengonsumsi 12 mg lutein per hari bisa membantu mengurangi degenerasi makular yang berkaitan dengan usia dan penyakit mata lainnya. Makanan yang kaya akan lutein antara lain[1] Sayuran dedaunan hijau. Kale, brokoli, dan bayam akan memberikan dosis lutein yang cukup. Buah-buahan, terutama kiwi, jeruk, dan anggur. Labu dan timun Jepang. Sebagai alternatif, Anda bisa mengonsumsi suplemen lutein. Pastikan Anda mengonsumsi suplemen khusus lutein daripada multivitamin karena multivitamin hanya mengandung sedikit lutein. Tetapi ingatlah bahwa tubuh kita biasanya menyerap lutein secara lebih efisien jika nutrisi tersebut berasal dari makanan daripada suplemen.[2] 2 Tambahkan asam lemak omega-3 pada menu makanan Anda. Nutrisi yang penting ini bisa memperlambat degenerasi makular, membantu mencegah katarak, dan memperbaiki gejala mata kering. Sumber omega-3 terbaik bisa ditemukan pada ikan yang berlemak, terutama salmon dan sarden. Nutrisi ini juga dapat ditemukan pada tuna, makarel, dan tiram.[3] [4] Jika Anda tidak menyukai atau tidak bisa mendapatkan makanan laut dengan mudah, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen minyak ikan untuk menambah asupan omega-3. 3 Konsumsilah banyak vitamin A. Vitamin ini akan membantu meningkatkan penglihatan Anda di malam hari dan mencegah rabun ayam. Beberapa makanan yang kaya akan vitamin A antara lain[5] Wortel. Selama beberapa dekade, wortel dikenal sebagai makanan yang bisa meningkatkan ketajaman penglihatan. Wortel memiliki kandungan vitamin A yang tinggi sehingga makanan ini sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Ubi. Telur. Telur juga mengandung lutein, jadi sertakan telur ke dalam menu Anda untuk mendapatkan seporsi makanan yang baik untuk penglihatan Anda.[6] 4 Konsumsilah makanan dengan kadar vitamin C yang tinggi. Vitamin C bisa membantu mengurangi pembentukan katarak dan degenerasi makular.[7] Makanan-makanan di bawah ini adalah sumber nutrisi yang terbaik.[8] [9] Jeruk. Dapatkan vitamin C dari jeruk utuh daripada jus jeruk. Dengan begitu, Anda bisa menghindari gula tambahan yang ada pada jus jeruk. Paprika kuning. Hanya satu buah paprika akan memberikan 500% asupan vitamin C harian yang dibutuhkan tubuh. Sayuran berwarna hijau tua. Kale dan brokoli mengandung vitamin C tinggi. Dengan mengonsumsi sayuran tersebut sebanyak kurang lebih 250 gram, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin C yang dibutuhkan selama seharian penuh. Buah beri. Blueberry, stroberi, blackberry, dan raspberry adalah pilihan yang baik untuk mendapatkan vitamin C. 5 Tambahkan zat besi pada makanan Anda. Zat besi membantu produksi melanin, yaitu pigmen yang membantu melindungi mata. Zat besi bisa membantu mata agar terhindar dari bahaya dan memperlambat degenerasi makular. Anda memiliki beberapa pilihan untuk menambahkan lebih banyak zat besi ke dalam makanan Anda.[10] [11] Hewan laut bercangkang. Lobster, kepiting, dan tiram mengandung zat besi berdosis tinggi. Sayuran berdaun hijau. Selain lutein, sayuran ini juga akan memberikan tubuh Anda zat besi dalam dosis yang cukup. Kacang-kacangan. Kacang mete, kacang tanah, almon, dan kenari mengandung zat besi yang tinggi. Kacang-kacang ini bisa dikonsumsi sebagai camilan sehari-hari. Daging merah tanpa lemak. Daging merah yang rendah lemak adalah sumber zat besi yang baik jika dikonsumsi dalam jumlah kecil.[12] Iklan 1Gunakan komputer dengan tepat. Sekarang ini adalah era digital. Banyak orang menghabiskan beberapa jam sehari di hadapan komputer atau layar smartphone. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada penglihatan Anda. Untuk mengetahui lebih lanjut cara menghindari dan menangani masalah penglihatan yang disebabkan oleh benda-benda digital, bacalah beberapa artikel di internet. 2Pertahankan berat badan yang ideal. Mengikuti diet sehat tidak hanya akan meningkatkan ketajaman mata melalui nutrisi dalam makanan. Menu yang seimbang juga akan membantu menghindari penyakit-penyakit yang berkaitan dengan berat badan seperti diabetes yang merupakan penyebab utama kebutaan pada orang dewasa. Konsultasikan kepada dokter untuk mengetahui berat badan ideal Anda, lalu, tambahkan menu makanan sehat dan olahraga untuk bisa mencapai berat tersebut.[13] 3Hindari merokok. Merokok bisa menyebabkan beberapa masalah pada mata seperti katarak, degenerasi makular, dan kerusakan pada saraf optik. Merokok juga bisa menyebabkan diabetes yang akan merusak mata. Jika Anda perokok aktif, Anda harus menghentikannya, dan jika Anda tidak merokok, Anda tidak boleh memulainya.[14] 4Kenakan kacamata hitam di luar ruangan. Radiasi ultraviolet UV dari matahari bisa menambah risiko katarak dan degenerasi makular. Belilah kacamata hitam yang menghalangi 99-100% sinar UV dan kenakan kapan pun Anda berada di luar rumah. Jika Anda tinggal di Amerika Serikat, carilah stiker “ANSI” pada kacamata hitam untuk memastikan bahwa kacamata tersebut sudah memenuhi standar “American National Standards Institute” ANSI dan menghalangi sinar UV.[15] [16] 5 Rawatlah lensa kontak Anda. Lensa kontak yang kotor bisa menyebabkan kerusakan pada mata dan bahkan akan menyebabkan infeksi yang berbahaya bagi penglihatan. Dengan merawat kebersihan lensa kontak, Anda bisa melindungi mata Anda dari kerusakan.[17] Cucilah lensa tersebut setiap Anda selesai menggunakannya dengan cairan pembersih yang direkomendasikan oleh ahli perawatan mata profesional. Cucilah tangan sebelum memegang lensa kontak. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa Anda tidak akan menyalurkan bakteri dari tangan Anda kepada lensa kontak. Juga, cucilah tangan Anda dengan sabun lembut dan tanpa pewangi. Anda juga bisa menyalurkan bahan kimia serta pewangi kepada lensa kontak dan menyebabkan iritasi pada mata. Aplikasikan riasan wajah setelah lensa kontak sudah terpasang, dan bersihkan riasan setelah lensa kontak dilepaskan. Jangan pernah tidur dengan lensa kontak yang masih terpasang, kecuali jika lensa tersebut didesain khusus untuk penggunaan berkepanjangan. 6 Kenakan kacamata jenis goggle kapan pun Anda bekerja dengan peralatan atau bahan kimia. Benda kecil bisa sangat merusak jika masuk ke mata. Anda harus selalu mengenakan pelindung mata yang sesuai saat melakukan aktivitas yang bisa membuat benda asing atau bahan kimia masuk ke dalam mata. Hal ini untuk memastikan bahwa mata Anda tetap aman dan sehat.[18] Pastikan goggle Anda terasa pas di kepala untuk melindungi bagian pinggir mata Anda juga. 7Tidurlah yang cukup. Tidur selama 8 jam tanpa gangguan akan mengistirahatkan dan melumasi mata Anda. Dengan begitu, Anda akan terbangun dengan mata yang segar untuk menghadapi keesokan hari.[19] Iklan 1Tanyakan kepada dokter mata mengenai olahraga untuk mata. Meskipun ada keraguan tentang apakah olahraga mata benar-benar bisa meningkatkan penglihatan, beberapa dokter menyarankannya kepada orang-orang yang memiliki masalah mata tertentu. Masalah tersebut termasuk kesulitan memfokuskan pandangan, mata malas, dan mata juling.[20] Tanyakan kepada dokter Anda apakah olahraga mata cocok untuk Anda, dan ia bisa menyarankan beberapa latihan selain yang dicantumkan pada daftar ini. 2Berkediplah secara terus-menerus selama beberapa menit. Meskipun bukan merupakan olahraga, berkedip sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Masalah yang biasa muncul adalah orang-orang bekerja di depan komputer dan menonton TV tidak berkedip dengan cukup, sehingga menyebabkan kekeringan dan ketegangan pada mata. Ambillah jeda sejenak dari pekerjaan Anda dan berusahalah untuk berkedip setiap 3-4 detik sekali dalam periode 2 menit. Cara ini akan membantu melumasi kembali mata Anda dan menangani gejala-gejala ketegangan mata.[21] 3 Gerakkan mata Anda dengan membentuk angka 8. Menggerakkan mata dengan mengikuti sebuah pola akan membantu memperkuat otot-otot mata dan bisa menajamkan penglihatan.[22] [23] Mulailah dengan mengerakkan mata Anda dengan membentuk angka 8. Setelah terbiasa melakukannya dalam satu arah, cobalah balikkan arahnya. Lalu, bayangkan Anda menggulingkan angka 8 sehingga membentuk simbol “infinite” tak terbatas. Gerakkan mata dengan mengikuti pola tersebut dalam satu arah, lalu balikkan arahnya. Saat merasa bosan dengan bentuk 8, Anda juga bisa mencoba mengikuti pola bentuk yang lain. 4 Fokuskan mata pada benda yang dekat dan jauh lalu lakukan secara bergantian. Latihan ini bisa membantu membuat mata Anda tetap terfokus saat Anda mengubah fokus mata Anda kepada benda-benda pada jarak yang berbeda.[24] [25] Posisikan jari Anda sejauh sekitar 25 cm dari wajah. Lalu berfokuslah pada jari tersebut. Lalu, gantilah fokus Anda kepada objek yang berada sekitar 6 meter. Gantilah kedua fokus ini secara bergiliran setiap beberapa detik sekali selama 3 menit. 5 Fokuskan mata pada tangan Anda saat mendekatkannya ke depan wajah Anda. Hal ini akan membantu menajamkan penglihatan saat Anda berfokus pada objek yang bergerak.[26] Posisikan tangan di hadapan wajah dengan lengan yang terulur. Tegakkan jempol dan berfokuslah pada jempol tersebut. Majukan jempol ke arah Anda sampai jaraknya sekitar 7,5 cm, dan jagalah agar mata tetap terfokus pada jempol. Lalu, ulurkan tangan Anda kembali dan teruslah berfokus pada jempol Anda. Iklan 1 Kunjungilah dokter mata secara teratur. Anda harus memeriksakan mata setidaknya setiap 2 tahun sekali. Dokter mata bisa memberikan pemeriksaan yang komprehensif dan akan menemukan masalah yang bisa merusak mata Anda. Sangat penting untuk mengetahui kondisi-kondisi seperti katarak dan degenerasi makular sejak dini sehingga Anda bisa menjalani perawatan. Dokter juga bisa meresepkan lensa korektif dan memberikan saran untuk mengubah gaya hidup tertentu untuk melindungi mata Anda.[27] Pastikan Anda menginformasikan berbagai masalah kesehatan yang mungkin Anda miliki kepada dokter mata, meskipun masalah-masalah tersebut tidak berkaitan dengan mata Anda. Masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan diabetes bisa memengaruhi pandangan Anda, dan dokter mata harus mengetahui keseluruhan riwayat kesehatan Anda.[28] 2Periksalah label pada semua obat-obatan yang Anda konsumsi. Beberapa obat memiliki efek samping atau interaksi obat yang bisa memengaruhi penglihatan Anda. Jika Anda menyadari adanya perubahan secara tiba-tiba pada penglihatan Anda, dan Anda mengonsumsi obat secara teratur, tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang obat-obatan tersebut. Mungkin saja ada efek samping atau interaksi yang tidak Anda ketahui sebelumnya.[29] 3Tanyakan kepada dokter mata mengenai resep obat tetes mata. Jika Anda menderita masalah mata yang kronis atau pembengkakan, mungkin ada beberapa pilihan obat untuk Anda. Untuk masalah seperti kekeringan mata yang kronis, obat seperti Restasis bisa membantu menstimulasi produksi air mata.[30] Jelaskan masalah kesehatan yang Anda hadapi saat mengunjungi dokter mata dan cari tahu apakah ada obat yang bisa Anda coba. 4Pertimbangkan operasi mata menggunakan laser. LASIK adalah prosedur medis yang menggunakan laser untuk membentuk kembali bagian-bagian kornea dan prosedur ini dilakukan oleh ahli bedah. Operasi ini bisa membantu mata lebih terfokus dan meningkatkan penglihatan. LASIK memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. Tetapi, operasi ini bisa membuat Anda merogoh kocek dalam-dalam dan hasilnya tidak permanen. Konsultasikan kepada dokter mata untuk mengetahui apakah LASIK adalah pilihan yang tepat untuk Anda.[31] Iklan Peringatan Ingatlah untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum membuat perubahan yang drastis dalam hal menu makanan atau gaya hidup, atau menggunakan produk-produk pada mata Anda. Tanpa panduan dan konsultasi yang tepat, Anda bisa membahayakan tubuh Anda. Konsumsilah suplemen makanan seperti yang telah dijelaskan. Meskipun jumlah yang tepat dari nutrisi tertentu akan memberikan manfaat, beberapa nutrisi akan membahayakan jika dikonsumsi dalam dosis yang lebih tinggi. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Unduh PDF Unduh PDF Kita sering mendapati ada benda atau objek kecil yang masuk ke dalam mata kita. Debu, kotoran, dan partikel-partikel kecil lainnya bisa dengan mudah tertiup angin kemudian masuk ke dalam mata. Kondisi seperti ini tidaklah nyaman. Mata merupakan bagian tubuh yang lembut dan sangat sensitif. Jadi, penting untuk mengetahui bagaimana cara mengeluarkan sesuatu dari mata dengan cara yang aman dan bersih. 1 Cuci tangan Anda. Walaupun tidak terlihat kotor, namun tangan perlu dicuci saat hendak menyentuh mata. Anda tidak ingin membuat mata Anda terinfeksi saat mengeluarkan sesuatu dari mata. Jika tangan Anda tidak bersih saat hendak mengeluarkan objek kecil dari mata, mata Anda bisa terinfeksi. Cuci tangan Anda hingga bersih menggunakan sabun dan air bersih selama minimal 20 detik. Ini untuk memastikan agar tidak ada bakteri atau kontaminan lain masuk ke mata Anda. Mata cukup rentan terhadap kerusakan dan infeksi.[1] Pastikan Anda membilas sabun di tangan Anda hingga bersih agar sisa sabun tidak masuk ke mata. 2 Cari letak benda tersebut di mata Anda. Gerakkan mata Anda bulak-balik untuk mencari tahu di mana benda itu berada. Gerakkan mata Anda dari kiri ke kanan, juga dari atas ke bawah. Anda akan merasakan di mana letaknya.[2] Melihat cermin akan membantu jika Anda tidak bisa mengetahui letak benda tersebut. Untuk mempermudah pemeriksaan, gunakan senter atau pastikan Anda berada di tempat dengan penerangan yang cukup. Putar kepala Anda ke kiri dan kanan lalu angkat kepala dan turunkan agar mata Anda bergerak sambil melihat ke cermin. 3 Mencari pertolongan. Mintalah seorang teman atau kerabat untuk memeriksa mata Anda jika Anda mengalami kesulitan. Tarik kantung mata Anda ke bawah dan lihatlah ke atas, pelan-pelan saja agar pemeriksa memiliki waktu untuk memeriksa mata Anda. [3] Jika benda tersebut tidak ditemukan dengan cara ini, ulangi, kali ini tarik kelopak mata Anda ke atas dan lihatlah ke bawah untuk memeriksa mata bagian atas. Untuk memeriksa di balik kelopak mata, letakkan cotton bud tepat di depan kelopak mata bagian atas. Lipat kelopak mata Anda menutupi cotton bud.[4] Ini akan mempermudah Anda mencari benda yang terjebak di dalam kelopak mata itu sendiri. 4 Mencari pertolongan profesional. Jika Anda tidak bisa menemukan benda atau mengeluarkannya, hubungi dokter. Segera cari bantuan medis jika [5] Anda tidak bisa mengeluarkan benda dari mata Anda Benda ini melekat di dalam mata Anda Anda mengalami kelainan penglihatan Nyeri, kemerahan, atau ketidaknyamanan berlanjut setelah keluarnya benda dari mata 5 Hubungi pusat kendali racun. Mungkin ada zat-zat beracun masuk ke dalam mata Anda. Ini bisa mengakibatkan masalah kesehatan yang sangat serius. Hubungi pusat kendali racun dan segera carilah bantuan medis jika Anda mengalami[6] Mual atau muntah Pusing atau sakit kepala ringan Penglihatan ganda atau gangguan penglihatan Pening atau hilang kesadaran Ruam atau demam Iklan 1 Campurkan air mendidih dengan garam. Banyak pencuci mata untuk mengeluarkan benda dari mata tersedia di pasaran. Namun jika Anda tidak memilikinya, Anda bisa membuatnya sendiri. Campuran dasarnya adalah garam dan air bersih. Rebus air. Biarkan hingga mendidih dan tahan pada suhu itu selama satu menit. Kemudian, tambahkan satu sendok teh garam meja biasa untuk setiap satu gelas air. Jika memungkinkan, gunakan air steril yang sudah dimurnikan daripada air keran biasa. Air keran dapat mengandung lebih banyak bakteri dan bahan tambahan dibanding air steril. Pencuci mata sederhana ini dibuat dengan cara meniru komposisi kimia dari air mata. Semakin larutan Anda mendekati konsentrasi garam alami salinitas air mata Anda, semakin mudah diterima mata. Air mata biasanya mengandung kurang dari 1% garam dari beratnya.[7] 2 Campur hingga rata. Aduk campuran tersebut dengan sendok bersih untuk memastikan bahwa garam yang Anda tambahkan larut dengan baik. Aduk hingga butiran-butiran garam tidak lagi terlihat di dasar panci. Dengan menggunakan air mendidih dan jumlah garam yang ditambahkan relatif sedikit, seharusnya tidak perlu banyak mengaduk untuk benar-benar melarutkannya. 3 Biarkan dingin. Tempatkan larutan Anda dalam wadah tertutup dan biarkan dingin. Saat larutan mencapai suhu ruangan atau lebih rendah, larutan siap digunakan.[8] Jangan pernah menggunakan pencuci mata yang masih panas. Anda bisa benar-benar terluka atau bahkan mengalami kebutaan dengan membakar mata Anda menggunakan air panas. Tutup larutan selagi mendingin agar tidak ada kontaminan baru yang masuk. Menjaga larutan tetap dingin bisa memberikan efek menyegarkan saat Anda menggunakannya. Namun, jangan gunakan pencuci mata sedingin es atau kurang dari °C. Ini akan menyakitkan dan bahkan bisa sedikit merusak mata Anda. Walaupun Anda sangat menjaga larutan Anda tetap bersih, jangan lupa untuk membuangnya setelah satu atau dua hari.[9] Bakteri bisa masuk kembali ke dalam larutan setelah perebusan. Iklan 1 Gunakan semangkuk pencuci mata. Menggunakan mangkuk untuk menampung pencuci mata merupakan cara yang baik untuk membilas mata yang kemungkinan telah terpapar suatu kontaminan, atau jika partikel asing tersangkut di dalam mata. Isi sebagian mangkuk dengan larutan pencuci mata steril atau air hangat-hangat kuku dengan suhu antara °C to °C.[10] Jangan mengisi mangkuk hingga penuh karena akan menyebabkan air tumpah. Benamkan wajah Anda ke dalam mangkuk berisi air tersebut. Buka dan putar mata Anda agar seluruh permukaan mata bersentuhan dengan air. Gerakkan mata dengan pola memutar agar air masuk ke mata. Ini akan membantu mengeluarkan kontaminan.[11] Keluarkan wajah Anda dari air. Berkediplah beberapa kali agar lapisan air di mata Anda merata. 2 Gunakan air keran. Jika Anda tidak bisa membuat atau mendapatkan pencuci mata steril, Anda bisa menggunakan air keran biasa. Meskipun tidak ideal, air keran bisa menjadi pilihan daripada Anda harus menunggu untuk mendapatkan atau membuat pencuci mata. Apalagi jika ada sesuatu yang menyakitkan atau racun di dalam mata Anda. Basuh mata Anda dengan air sebanyak yang Anda bisa. Jika wastafel Anda memiliki keran yang dapat disesuaikan, tujukan langsung ke mata Anda. Atur keran dengan tekanan rendah dan suhu hangat-hangat kuku dan tahan mata Anda dengan jari agar tetap terbuka. Air keran tidak ideal untuk mencuci mata. Air ini tidak sesteril air murni yang digunakan di banyak laboratorium. Namun, jika ada sesuatu beracun di mata Anda, jauh lebih penting untuk membilasnya daripada mengkhawatirkan kemungkinan infeksi. [12] Air tidak menetralisir bahan-bahan kimia. Air hanya mengencerkan dan mencucinya. Untuk itu, Anda membutuhkan air dalam jumlah banyak. Volume air untuk membasuh sebaiknya sebanyak minimal liter per menit selama 15 menit.[13] 3 Pastikan Anda membasuh mata Anda selama waktu yang tepat. Terlepas dari cara apa yang Anda gunakan untuk membasuh mata, ada beberapa panduan penting yang harus diingat mengenai berapa lama Anda membasuh mata. Institut Standar Nasional Amerika merekomendasikan membasuh mata dengan air selama setidaknya lima belas menit.[14] Untuk bahan kimia iritan ringan, seperti sabun tangan atau sampo, bilas selama minimal lima menit. Untuk iritan sedang hingga berat,seperti merica, bilas selama minimal 20 menit. Untuk bahan korosif non penetrasi seperti asam, bilas selama minimal 20 menit. Contoh asam yaitu aki. Selanjutnya, hubungi pusat kendali racun dan cari bantuan medis. Untuk bahan korosif penetrasi seperti alkali, bilas selama minimal 60 menit.[15] Pembersih toilet, pemutih pakaian, dan pembersih kaca, merupakan alkali yang biasa digunakan dalam rumah tangga. Hubungi pusat kendali racun dan carilah bantuan medis.[16] 4 Usap dengan cotton bud. Anda dapat menggunakan cotton bud untuk menghilangkan benda atau zat yang keluar dari bola mata saat membasuh. Jika benda asing itu keluar sendiri dari mata, Anda bisa mengusapnya. Berhati-hatilah untuk tidak menggosok mata menggunakan cotton bud. Membasuh mata dengan air adalah cara yang paling aman, jangan coba-coba menggosok benda yang tersangkut dengan menggunakan cotton bud. 5 Gunakan tisu. Anda juga bisa mengeluarkan benda dari mata dengan menggunakan tisu yang dibasahi. Jika Anda melihat suatu benda pada putih mata atau di balik kelopak mata Anda, basahi sehelai tisu dan sentuhkan ujungnya langsung pada benda yang ingin Anda keluarkan. Benda asing itu akan menempel pada tisu. Metode ini kurang direkomendasikan dibanding membasuh mata dengan air. Cara ini akan menyebabkan iritasi pada mata. Namun iritasi ini wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.[17] Iklan 1Akan ada sedikit ketidaknyamanan. Wajar jika Anda merasakan gatal atau tidak nyaman pada mata setelah Anda mengeluarkan benda yang mengganggu. Jika rasa tidak nyaman berlanjut hingga lebih dari sehari setelah mengeluarkan benda, hubungi dokter.[18] 2 Lakukan tindakan pencegahan untuk membantu pemulihan. Ada banyak tindakan pencegahan untuk melindungi mata selama proses pemulihan. Seperti Menginformasikan kepada dokter mata jika gejala-gejala baru muncul atau jika nyeri tak tertahankan lagi Jika Anda melakukan konsultasi dengan dokter mata, ikuti sarannya Lindungi mata Anda dari sinar ultraviolet atau sinar matahari dengan menggunakan kacamata gelap saat di luar ruangan Menghindari penggunaan lensa kontak hingga mata Anda sembuh Menghindari paparan tangan pada area mata dan mencuci tangan sebelum menyentuh area mata Menghabiskan obat yang diresepkan sesuai saran dokter Anda yang mungkin meresepkan obat antiinflamasi nonsteroid untuk pereda nyeri atau antibiotik jika Anda menggunakan lensa kontak, karena lensa kontak membuat Anda rentan terhadap infeksi 3 Terus awasi keadaan Anda. Jika keadaan membaik, tidak perlu tindakan lebih lanjut. Jika keadaan menjadi semakin parah, temui dokter mata profesional. Berikut merupakan tanda-tanda yang harus diwaspadai setelah mengeluarkan benda dari mata Anda[19] Penglihatan ganda atau buram Nyeri yang berlanjut atau bertambah parah Darah pada bagian iris bagian mata yang berwarna Sensitif terhadap cahaya Tanda infeksi lainnya seperti berair, kemerahan, nyeri di sekitar mata, atau demam [20] Iklan Mata akan dengan sendirinya mengeluarkan benda asing, seperti pasir dan bulu mata, dengan sering mengedip dan/atau menangis. Pencuci mata dengan kualitas terbaik yang tersedia di pasaran selalu lebih baik dibanding obat-obatan buatan rumah. Ini karena larutan buatan sendiri bisa mengandung unsur-unsur yang mungkin akan membahayakan mata yang sudah sakit.[21] Iklan Peringatan Jangan menggunakan eyecup karena partikel-partikel kecil akan semakin terperangkap. Jangan pernah mengeluarkan sendiri serpihan logam, besar atau kecil, yang tersangkut di mata. Langsung kunjungi dokter. Jangan pernah menekan mata untuk mengeluarkan benda. Jangan pernah gunakan pinset, tusuk gigi, atau benda-benda keras lainnya untuk mengeluarkan benda dari mata. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Koordinasi mata dan tangan adalah salah satu bagian terpenting dalam proses pembelajaran setiap manusia. Kemampuan menggerakkan tangan sesuai dengan apa yang dilihat oleh mata, perlu dimiliki semua orang karena itu memang jadi kemampuan dasar untuk melakukan banyak sekali hal, seperti menulis, meletakkan barang, makan, minum, dan lain-lain. Kita sebagai orang dewasa mungkin sudah tidak kesulitan lagi melakukan berbagai macam kegiatan yang menuntut koordinasi mata dan tangan. Sayangnya, tidak demikian bagi anak-anak. Di tahun-tahun pertama kehidupannya, mereka masih dalam proses belajar tentang kemampuan koordinasi mata dan tangan, suatu fase yang juga kita pernah lalui saat kecil dulu. Maka tak heran jika aktivitas atau kegiatan yang tampak sederhana bagi kita, bisa jadi sangat sulit bagi mulanya tidak menyadari keberadaan tangannya sendiri. Seperti dikutip dari laman Tiny Love, pada usia sekitar 6 hingga 8 minggu, ia mulai sadar bahwa ada “benda” berupa tangan yang ternyata jadi bagian dari tubuhnya. Di usia ini, bayi mungkin akan mengeksplorasi tangannya itu dengan menyentuhnya, meraih satu tangan dengan jari-jari tangan lainnya, menariknya, atau membuka dan menutup jari mereka. Pada tahap ini, gerakan mereka biasanya masih acak. Mereka juga belum mampu mengangkat tangan di depan mata untuk melihatnya dengan setiap bayi dilahirkan dengan refleks mencengkeram. Maka dari itu, di usia 6 sampai 8 minggu, saat di mana bayi baru menyadari keberadaan tangannya, penting untuk orangtua meletakkan benda atau mainan yang bisa mengeluarkan suara di sekitar tangan bayi untuk memicu refleks mencengkeram dan sebagai bentuk stimulasi untuk bayi. Meletakkan benda di dekat bayi dapat membuat bayi otomatis meraihnya. Lalu ketika mainannya bergerak dan mengeluarkan suara, ia akan mencari sumber suara dengan matanya. Bentuk stimulasi bayi ini juga dapat membantunya semakin menyadari keberadaan bayi terlahir dengan refleks mencengkeram dan kemampuan melihat, kemampuannya mengoordinasikan mata dan tangan tetap perlu distimulasi. Melatih koordinasi mata dan tangan perlu dilakukan karena ini sangat memengaruhi keterampilannya menulis yang tentu akan berguna ketika ia sudah bersekolah nanti. Tak hanya itu, bahkan sebelum bayi belajar menulis, ia juga butuh koordinasi mata dan tangan untuk makan, minum, mengambil dan melempar benda, dan banyak lagi mata dan tangan juga erat kaitannya dengan sistem sensorik motorik anak. Sistem sensorik adalah suatu proses yang melibatkan indera anak dalam memahami sesuatu. Seperti yang kita tahu, manusia memiliki lima panca indera; sentuhan, pendengaran, penglihatan, penciuman, dan pengecapan. Organ mata dan tangan berfungsi untuk melihat dan meraba benda-benda di sekeliling kita. Dengan kedua organ tersebut dan koordinasi antara keduanya, kita dapat lebih mudah memahami sistem motorik adalah sistem gerak tubuh manusia. Sistem ini berkaitan dengan kemampuan gerak kita, mulai dari yang melibatkan otot-otot kecil seperti jari, sampai yang melibatkan otot-otot besar, seperti kaki dan bagian tubuh lain. Gerakan motorik halus menjadi aktivitas yang membutuhkan koordinasi mata dan tangan yang baik. Contohnya seperti mengambil biji kacang hijau menggunakan jari, memegang ujung sendok, menggunakan sumpit, dan lain hanya itu, ternyata menurut studi yang pernah dirilis oleh ilmuwan di Indiana University, terdapat korelasi yang kuat antara koordinasi mata dan tangan dengan kemampuan belajar dan komunikasi sosial. Penelitian itu membahas bagaimana anak-anak berinteraksi dan berkomunikasi dengan orangtua mereka menggunakan tatapan, sistem visual, serta koordinasi mata dan tangan. Bisa dibayangkan betapa sulitnya anak-anak menjalani hidup tanpa koordinasi mata dan tangan yang baik, ya!Milestone Penting Perkembangan Koordinasi Mata dan Tangan Berdasarkan UsiaSeperti banyak perkembangan lainnya, perkembangan koordinasi mata dan tangan juga terjadi secara bertahap berdasarkan usia. Berikut ini milestone yang bisa dijadikan acuan atau tolak ukur bagi orangtua untuk mengetahui seberapa baik perkembangan koordinasi mata dan tangan anaknya, seperti dilansir dari laman Encyclopedia of Children’s HealthLahir sampai tiga tahunSaat baru lahir sampai usianya mencapai tiga tahun, bayi dapat mencapai keterampilan seperti berikutPenglihatannya mulai berkembang, matanya mulai dapat mengikuti objek yang bergerak perlahan di depannya;Ia juga mulai keterampilan mata dan tangan dasar, seperti meraih, menggenggam benda, memberi makan, dan berpakaian;Anak mulai mengenali konsep tempat dan arah, seperti naik, turun, dan masuk; danIa juga mulai mengembangkan kemampuan memanipulasi objek dengan keterampilan motorik sampai lima tahunAntara usia tiga dan lima tahun, anak akan terus mengembangkan keterampilan berikutIa akan mengembangkan keterampilan koordinasi mata dan tangan serta preferensi penggunaan tangan dominan kanan atau kiri kidal;Ia terus memahami dan menggunakan konsep tempat dan arah, seperti atas, bawah, dan samping;Anak mulai menunjukkan kemampuan memanjat, menyeimbangkan diri, berlari, melompat, mendorong dan menari, serta menaiki tangga satu demi satu; danIa akan mengembangkan koordinasi mata dan tangan serta tubuh, dan mulai memahami persepsi soal sampai tujuh tahunAnak-anak yang berusia antara lima dan tujuh tahun mengembangkan atau terus mengembangkan keterampilan berikutAnak akan semakin meningkatkan keterampilan motorik halus, seperti memegang alat tulis dan menggunakan gunting;Ia juga terus mengembangkan kemampuan memanjat, menyeimbangkan diri, berlari, berlari kencang, dan melompat;Anak akan terus meningkatkan koordinasi mata dan tangan, preferensi penggunaan tangannya juga semakin jelas; danIa juga belajar fokus pada pekerjaan sekolah selama berjam-jam setiap untuk Melatih Koordinasi Mata dan Tangan AnakSeperti yang sudah kita sebut diatas, koordinasi mata dan tangan anak ini perlu dilatih dan distimulasi terus menerus supaya kemampuannya terus berkembang. Berikut adalah ide-ide aktivitas stimulasi perkembangan anak khususnya untuk melatih koordinasi mata dan lempar tangkap bolaAktivitas untuk stimulasi anak yang pertama adalah permainan lempar tangkap bola. Kelihatannya memang sederhana, tapi lewat aktivitas ini anak bisa belajar koordinasi mata dan tangan karena ia harus memerhatikan bola agar bisa menangkapnya. Pastikan untuk menggunakan bola yang aman dan berbahan lembut supaya tidak melukai si anak yang lebih kecil, Ibu dan Ayah bisa menggunakan balon. Balon dapat memberikan beberapa manfaat untuk koordinasi mata dan tangan, pertama karena ia jatuh lebih lambat, membuat anak-anak yang lebih kecil lebih mudah menangkapnya. Kedua, karena ringan, balon biasanya akan terbang ke berbagai arah tanpa diduga, membuat anak perlu menggunakan gerakan visual cepat untuk mengikuti balon dan memasukkan lingkaran ke dalam tiang kecilPermainan ini biasa disebut permainan lempar cincin atau ring toss. Biasanya permainan ini dibuat dari plastik atau kayu. Cara memainkannya dengan melemparkan benda berbentuk lingkaran ke sebuah tiang atau tongkat kecil dari jarak tertentu. Biasanya anak yang memiliki gangguan koordinasi mata dan tangan akan kesulitan memasukkan cincin ke tiang, bahkan dari jarak dekat sedotan ke lidiStimulasi anak yang satu ini sebenarnya mirip dengan permainan ring toss. Bedanya, ring toss lebih cocok dimainkan anak yang sudah lebih besar yang sudah memiliki kemampuan melempar benda. Sedangkan untuk anak yang lebih kecil, bisa diajak bermain memasukkan sedotan ke lidi. Caranya dengan memotong sedotan menjadi beberapa bagian, lalu ajak anak untuk memasukkannya ke lidi yang sudah menggunakan tanganMelukis menggunakan tangan juga dapat menjadi cara stimulasi perkembangan anak, lo. Minta anak untuk membuat garis lurus di kertas atau kanvas menggunakan jarinya yang sudah dicelupkan ke dalam cat yang aman untuk anak. Bisa juga dengan memintanya menggambar angka 8 atau bentuk lain yang mengharuskan anak melihat jari tangannya sembari menelusuri kertas dan menggambar pakaian menggunakan jepitan bajuAktivitas lain untuk melatih koordinasi mata dan tangan anak adalah menjepit baju menggunakan jepitan baju. Meminta anak untuk membantu menjemur pakaian ternyata juga bisa membantu mengasah kemampuan tersebut lo. Untuk memudahkan anak, Ibu atau Ayah bisa membentangkan tali yang sejajar dengan dada anak, lalu ajarkan anak membuka jepitan baju dan memasangnya di pakaiannya. Awalnya mungkin anak akan kesulitan, tapi semakin sering dilatih, ia pun akan semakin terbiasa. Aktivitas ini dapat mengasah koordinasi mata dan tangan supaya jepitan baju dapat terpasang dengan meronceMeronce juga dapat menjadi alternatif kegiatan untuk melatih koordinasi mata dan tangan anak. Kegiatan ini menuntut anak memerhatikan setiap manik-manik yang akan dipasang ke benang. Selain melatih koordinasi mata dan tangan, kegiatan ini juga sangat baik untuk motorik halusnya. Anak juga akan belajar berkonsentrasi tatkala harus mengepaskan lubang manik-manik ke ujung benang. Tapi jangan terlalu memaksakan kegiatan ini pada anak yang rentang fokusnya masih pendek mainan berdasarkan warnaStimulasi perkembangan anak yang lain juga bisa dilakukan dengan menyortir mainan berdasarkan warna atau ukurannya. Tidak harus mainan, kamu juga bisa menggunakan bola warna-warni untuk disortir. Minta anak untuk mengumpulkan benda berwarna hijau di kotak A, kuning di kotak B, dan biru di kotak C. Dengan permainan ini, anak akan semakin terlatih mengoordinasikan mata dan Adanya Gangguan pada Kemampuan Koordinasi Mata dan Tangan AnakMasalah koordinasi mata dan tangan biasanya pertama kali diketahui dari kurangnya keterampilan anak dalam menggambar atau menulis. Anak akan kesulitan jika diminta mengikuti garis lurus pada gambar. Ia juga terlihat sering bergantung pada tangannya untuk eksplorasi mainan atau benda lain. Koordinasi mata dan tangan yang buruk dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, namun ada dua kondisi utama yang sering jadi penyebabnya, yakni masalah penglihatan dan gangguan penglihatanGangguan penglihatan adalah hilang atau berkurangnya fungsi penglihatan yang membuat sulit atau tidak mungkin untuk melakukan tugas sehari-hari tanpa adaptasi khusus. Gangguan penglihatan dapat disebabkan oleh hilangnya ketajaman penglihatan, di mana mata tidak dapat melihat objek sejelas biasanya. Bisa juga disebabkan oleh hilangnya bidang penglihatan, di mana mata tidak dapat melihat area seluas biasanya tanpa menggerakkan mata atau memutar kepala. Gangguan penglihatan mengubah cara seorang anak dalam memahami dunia dan lingkungannya. Gangguan penglihatan tentu memengaruhi kemampuan koordinasi mata dan tangan anak, sehingga juga bisa mengganggu perkembangan kognitif, emosional, neurologis, dan gerakanGangguan ini ditandai dengan adanya gangguan gerak tubuh. Penyebabnya pun beragam. Contohnya adalah ataksia, yang ditandai dengan kurangnya koordinasi saat melakukan suatu gerakan. Masalah yang mungkin terlihat seperti kecanggungan, ketidaktepatan, atau ketidakstabilan. Gerakannya tidak mulus dan mungkin tampak terputus-putus atau tersentak-sentak. Contoh lain adalah hipertonia, suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan ketegangan otot yang tidak normal dan berkurangnya kemampuan otot untuk melakukan peregangan. Apapun penyebabnya, gangguan gerakan hampir selalu menghalangi perkembangan normal koordinasi mata dan Orangtua Perlu Khawatir dan Menghubungi Dokter?Sejak anak mulai menyadari keberadaan tangannya, orangtua perlu rajin mengajak anak bermain yang melibatkan koordinasi mata dan tangan. Beberapa permainannya seperti yang sudah disebutkan di atas, tinggal disesuaikan saja dengan usia anak. Penting juga untuk sesekali membiarkan anak bereksplorasi sendiri dengan benda-benda di sekelilingnya agar ia dapat meningkatkan kemampuannya mengoperasikan tangan berdasarkan apa yang ia lihat. Namun jika anak terlihat enggan melakukan aktivitas yang memerlukan koordinasi mata dan tangan, atau memiliki tulisan yang tidak teratur, mungkin orangtua perlu mempertimbangkan untuk membawanya ke dokter Darin RaniaEditor Dwi Ratih

cara menggerakkan benda dengan mata